Dalam kebisingan malam di kota, aku menghela nafas panjang sebelum menaiki puncak tidurku. Suara kendaraan lambat laun terdengar seperti suara orkestra, dan suara mesin pabrik perlahan berubah menjadi suara pemain musik dangdut. Pada pukul tiga pagi, dari kejauhan terdengar suara kucing, melolong kelaparan, tersingkir dari riuhnya tengah malam tadi, lalu berlari kedalam rumah kecilku ini, hati.
"Miaw" dari atas ranjang empuk, aku memandangi tatapannya, bola hitam matanya membesar, dengan kedua kaki belakang menekuk duduk, dan spontan suara keluar dari mulutnya "Miaww...", kecil namun tidak cempreng, aku hanyut dalam keluguannya.
Mungkin ketika matahari terbit, aku harus segera memberinya nama. Nama yang merepresentasikan kelucuanya dalam tembok-tembok tinggi kota ini.
©Karim2022