sebuah lukisan yang ku buat dengan media campuran on kanvas size 160 x170 pasca pandemic covid 19 saat ini , saya tertarik untuk meriset perihal dinamika wabah , yang dimana persoalannya tak sebatas penyakit virus corona saja , ada berbagai dampak persoalan yang tumbuh seiring pandemic covid tersebut, seperti krisis iklim,krisis kemanusiaan, korupsi,moneter , nepotisme,kapitalisme, pancaroba , sejarah,social budaya ,dll sebagai nya , yang dari situ saya menemukan beragam wabah yang beragam implementasi dari watak dan sifat manusia semua menjelma dalam tragedi serta bencana dan menjadi peristiwa , sejarah tragedi dan peristiwa telah tiada namun peninggalannya membuat kehadirannya makin terasa , serta kelayakan yg di harapkan bisa di putus siklus nya , memasuki pembaharuan dan pertumbuhan yang sehat berawal judul genocide of pandemic seiring proses menemukan kelayakan dan pembaharuan judul “ mantra hanacaraka “gambaran proses dimana laku doa seiring kuas melaju dan menari , semoga dunia ini baik2 saja ,”panjang umur semua hal2 baik”dan semoga ini menjadi mantra penolak bala dan bencana atas ulah manusia , sejarah peradaban panjang ialah serpihan estafet yang mesti di baca ulang , baik sebagai riset ,kajian,ataupun pembenahan , aku pun berpikir , sejarah panjang peradaban telah memberikan permasalahan atas nama agama,pemajuan pembangunan maupun teknologi canggih dan juga berkembang , namun sejarah itu pula melahirkan sisi gelap yang tak terbantahkan , dari waktu ke waktu , masa ke masa , ialah sebentuk komunikasi untuk menjadi manusiawi